Friday, December 14, 2007

PERJUANGAN KOLEKTIF MENGGAPAI IMPIAN

Pergerakan kaum muda dalam dinamika kehidupan berbangsa lambat laun mulai mengemuka. Momentum peringatan sumpah pemuda 2007 digunakan sebagai ajang untuk menunjukkan hasrat kaum muda dalam mengambil peran lebih membangun bangsa ini. Jargon saatnya kaum muda memimpin diusung untuk menunjukkan betap kaum muda juga punya impian untuk mengambil bagian dalam menuntaskan segudang persoalan bangsa ini. Terlepas dari isu politis, pernyataan dan teriakan-teriakan kaum muda menunjukkan adanya gap dalam kepemimpinan bangsa ini.

Sekalipun dalam pandangan saya, kaum muda sudah layak dan sepantasnya menentukan nasib negara ini dengan terlibat dalam perubahan sistem yang bobrok, tetapi pandangan agar kaum muda tidak menjadi generasi peminta-minta pun semestinya bagian dari pandangan kita bersama. Kaum muda sepatutnya memperjuangkan idealisme dan gagasannya dalam rangka merubah tatanan yang memprihatinkan di negeri ini, dengan pertama-tama tidak melupakan lingkungan kaum muda itu sendiri. Mengharapkan mereka yang berada dalam kemapanan sistem memberi kesempatan kepada kaum muda laksana impian yang kebablasan.

Untuk melepaskan persepsi kaum muda sekarang sebagai generasi peminta-minta maka sudah saatnya kita mengembangkan jaringan dan menunjukkan eksistensi serta potensi kita dalam mewujudkan impian besar bangsa. Impian menuju bangsa yang sejahtera, adil dan makmur. Menunjukkan eksitensi dan potensi dengan melepaskan diri dari tekanan status quo, serta membangun kekuatan sendiri. Kekuatan dari dan oleh kaum muda untuk Indonesia.

Mengikat diri dengan sistem mapan tanpa adanya ruang perubahan adalah kesalahan terbesar kaum muda. Kaum muda yang dinamis dan idealis mestinya mampu melihat belenggu di belakang sistem yang mapan. Sistem yang menempatkan kita sebagai pencari karir politis dan menjebak kita dalam putaran waktu perubahan yang sangat lamban. Ini sama sekali bertentangan dengan nilai utama perjuangan, sebab perjuangan tidak terpaku pada tahap-tahap dan kelas-kelas peran. Ia terbebas dari semua perspektif sempit tetapi tergantung pada prinsip kolektivitas. Perjuangan hanya berhasil bila kita berhasil menghapus paradigma tahapan peran dan menempatkan suatu perjuangan kolektif sebagai modal bersama menuju impian.

Temu Konsultasi Publik dan Sosialisasi RUU Kepemudaan di University Centre UGM beberapa waktu lalu memunculkan suatu kecenderungan yang menempatkan kaum muda pada posisi pejuang karir. Pembatasan usia pemuda di rentang 18 hingga 35 tahun serta asumsi Deputi Menteri Pemuda dan Olahraga tentang karier dari kepemimpinan daerah hingga nasional, dalam pandangan saya adalah suatu gagasan yang salah besar. Pola pikir ini adalah bagian dari pola pikir kaum birokratis dan pencari karir yang coba diinjeksikan kedalam draft RUU Kepemudaan tanpa melihat secara objektif idealisme dan daya kaum muda itu sendiri.

Satu pandangan menarik dari pidato Sri Sultan dalam acara yang sama amat penting untuk dipahami. Secara umum perjuangan dan berbagai revolusi di belahan dunia adalah karya besar kaum muda, namun demikian kaum muda patut bercermin dari semangat kamu muda angkatan ’08 dan ’28 yang menggoreskan tinta emas sejarah bangsa ini. Semangat yang sama mesti diolah kembali dengan mendasar pada masa lalu, masa kini dan masa depan.

Kaum muda, terutama mereka yang memang berjuang demi mewujudkan masyarakat sejahtera dan adil mesti berpikir dan berjuang bersama secara fokus. Hanya inilah jalan terbaik bagi kaum muda untuk dapat mendapat tempat di kancah kepemimpinan nasional dan terutama di hati masyarakat yang tengah jengah dengan kondisi bangsa ini. Kesan meminta kesempatan dari pemerintah mesti dihapuskan sebab kaum muda mampu menciptakan kesempatan, layaknya dalam sejarah.

Melalui solidaritas dan penemuan cita-cita bersama, ditopang oleh perjuangan kolektif maka kegagalan dari perjuangan sporadis akan segera terbayar. Sudah saatnya pula, PMKRI sebagai bagian garda depan kaum muda bangsa menemukan jalannya untuk bersatu dengan mereka yang juga berjalan menuju arah yang satu dan sama. Perbedaan ciri dan ideologi mestilah di selaraskan dengan adanya cita-cita atau impian bersama yang ingin diperjuangkan.

Melalui kesadaran dan tindakan bersama kaum muda akan menemukan jalannya. Jalan yang sama menuju impian akan Indonesia baru. Perubahan akan datang saat kita dengan sigap dan siap meninggalkan impian mencapai perjuangan kolektif dan menggantinya dengan spirit perjuangan kolektif menggapai impian.

Thomas sembirinK

PMKRI Sanctus Thomas Aquinas

Tuesday, December 4, 2007

PROFISIAT

BAGI ANGGOTA BARU PMKRI SANCTUS THOMAS AQUINAS YOGYAKARTA

INFORIA

'12 RASUL' BARU DITERIMA

Jogja. PMKRI St. Thomas Aquinas Cabang Yogyakarta mengadakan Masa Penerimaan Angggota Baru (MPAB) di Wisma Warak, Sleman., Penerimaan yang berlangsung Jumat (02/11) diikuti 12 peserta dari berbagai kampus di Yogyakarta. Para peserta yang berjumlah 12 ini layaknya para rasul, dipersiapkan selama proses penerimaan agar dapat lebih mengenal PMKRI. Menurut ketua panitia, Indra Rasija, para peserta akan dibimbing dalam proses untuk kemudian dilihat kelayakannya sebagai kader PMKRI nantinya.

Sementara dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gua Maria Sri Ningsih, seluruh peserta menjalani Jalan Salib ala PMKRI dan selanjutnya secara resmi diterima sebagai bagian dari PMKRI St. Thomas Aquinas Yogyakarta. Semoga ’12 rasul’ baru dapat berjuang demi gereja dan bangsa. Pro Ecclesia Et Patria!

(001/smb)


PMKRI GELAR PELATIHAN HAM DAN DEMOKRASI

JOGJA. Berkerjasama dengan Fakultas Hukum dan Pusat Studi HAM & Demokrasi, PMKRI St. Thomas Aquinas mengadakan Pelatihan HAM dan Demokrasi di Ruang Konferensi FH UAJY. Kegiatan ini merupakan sebuiah upaya bersama dalam mepromosikan nilai-nilai HAM dan Demokrasi di kalangan mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Berlangsung selama 2 hari (24-25/11), pelatihan ini dihadiri puluhan mahasiswa. Beberapa anggota PMKRI Cabang Madiun - Jawa Timur juga turut serta berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini.
Dalam pembukaan acara, Rm. Dr. Martino Sardi selaku panitia penyelenggara dan juga narasumber menyatakan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberi kontribusi bagi semakin berkembangnya penghargaan terhadap HAM serta demokrasi.

Semoga melalui pelatihan ini, para kader PMKRI semakin mampu mengambil peran di tengah masyarakat demi terwujudnya masyarakat berwawasan HAM dan Demokrasi.

(002/smb)

Tuesday, October 9, 2007

NEWS


PMKRI ST. THOMAS AQUINAS CABANG YOGYAKARTA
GELAR LOMBA BKSN 2007
FIRMAN-MU SUMBER PERDAMAIAN

"Sabda-Mu Bapa bagai air segar, sejuk dan damai saat ku dengar, ... " Senandung lagu khas kaum muda itu mengalun meriah dalam Ekaristi Kaum Muda senja itu. Senyum keceriaan tampak dari wajah mahasiswa katolik yang turut dalam perayaan syukur tersebut. Mereka hadir dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Yogyakarta untuk berlomba dan bertemu sebagai saudara. Bertemu untuk mengenal dan memaknai Firman Allah, Firman yang adalah Allah dalam diri Yesus Kristus. (Yoh. 1:1)
Minggu (30/9), mahasiswa Katolik dari berbagai kampus hadir dalam Lomba Bulan Kitab Suci Nasional 2007 yang diselenggarakan oleh PMKRI St. Thomas Aquinas Cabang Yogyakarta, Minggu (30/09). Riuh tepuk tangan menggema di Auditorum ASMI Santa Maria Yogyakarta, tempat berlangsungnya acara yang bertemakan "Firman-Mu Sumber Perdamaian" tersebut. Hadirin memberikan dukungan pada tim masing-masing yang tengah mengikuti lomba kuis kitab suci. Sehari sebelumnya tim mereka mengikuti Lomba Mazmur di tempat yang sama.
Momentum Bulan Kitab Suci Nasional ternyata mampu memberi dinamika baru bagi berbagai kelompok basis mahasiswa katolik di Yogyakarta. Hal itu tampak dari antusiasme peserta yang hadir. Kelompok yang hadir diantaranya Unit Kerohanian Atma Jaya, Ikatan Keluarga Mahasiswa Katolik UNY, Keluarga Mahasiswa Katolik Kehutanan ‘BONITA’ UGM, KMK FKG UGM, KMK FTP UGM, KMK FE UGM, KMK STPMD, KMK ISTA, KMK UP 45, KMK ASMI Santa Maria, KMK MIPA UGM, KMK UPN dan Mudika Paroki Maria Assumpta Babarsari yang hadir memeriahkan Ekaristi Kaum Muda.
Acara ini sendiri digagas oleh Presidium Hubungan Perguruan Tinggi DPC PMKRI St. Thomas Aquinas Yogyakarta. Tujuan penyelenggaraan ini adalah untuk membangun jejaring antara berbagai komunitas mahasiswa katolik yang ada di Yogyakarta sekaligus menutup Bulan Kitab Suci Nasional 2007.
Lomba Bulan Kitab Suci Nasional 2007 yang pertama kali digelar oleh PMKRI Yogyakarta ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Walau terdapat keterbatasan dalam penyelenggaraan, peserta memberikan apresiasi atas inisiatif PMKRI dalam mempertemukan mahasiswa katolik dari berbagai kampus. Lomba terdiri dari Lomba Mazmur, Lomba Baca Kitab Suci, dan Lomba Kuis Kitab Suci.
Dalam sambutannya, Ketua Presidium PMKRI Yogyakarta, Reynold Lumi, menyatakan bahwa mereka yang tidak mencintai Injil berarti tidak mencintai Kristus. Untuk itu diharapkan kaum muda tergerak hatinya untuk mencintai dan mewartakan Kristus dalam tindakan dan sikap hidup sebagai seorang mahasiswa katolik.
Juara lomba Mazmur dimenangkan oleh IKMK UNY (Juara I), KMK KMK FKG UGM (Juara II), KMK ASMI Santa Maria (Juara III). Lomba Baca Kitab Suci dimenangkan oleh KMK ASMI Santa Maria (Juara I), KMKK ‘BONITA’ UGM (Juara II), KMK FTP UGM (Juara III). Sementara untuk Lomba Kuis Kitab Suci yang tampil sebagai juara adalah KMK ASMI Santa Maria (Juara I), KMK S1 FE UGM (Juara II), KMK MIPA UGM (Juara III). Secara umum berdasarkan akumulasi poin dari tim juri, maka perlombaan ini dimenangkan oleh Komunitas Mahasiswa Katolik ASMI Santa Maria Yogyakarta, yang berhak meraih BKSN Cup 2007 dan sejumlah hadiah lainnya.
Seluruh rangkaian acara ditutup bersama dalam Ekaristi Kaum Muda yang dipimpin oleh Rm. Fransiskus Purwanto, SCY. Visualisasi yang menggambarkan kekerasan manusia dan pewartaan Injil yang mendamaikan pun ditampilkan sebelum liturgi sabda, untuk menghantarkan umat pada tema acara. Mudika Paroki Maria Assumpta yang tampil sebagai petugas paduan suara tampil prima membawakan senandung pujian khas kaum muda.
Pro Ecclesia Et Patria!

Penulis : Thomas R. Sembiring
Presidium Hubungan Perguruan Tinggi
PMKRI St. Thomas Aquinas Cabang Yogyakarta

Monday, October 1, 2007

UCAPAN TERIMA KASIH

Disampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara
Lomba BKSN 2007 PMKRI St. Thomas Aquinas Yogyakarta
Ucapan terima kasih ditujukan pada Donatur, KMK/UK/IKMK/KMKK, ASMI St. Maria, Rm. Purwanto., SCJ, Dewan Juri, Mudika Maria Assumpta Babarsari, dll.

Pro Ecclesia Et PAtria!

Presidium Hubungan Perguruan Tinggi
PMKRI St. Thomas Aquinas Cabang Yogyakarta

Wednesday, September 26, 2007

REFLEKSI

KEMANA Kemana kamu ketika aku bimbang dan ragu?
Kemana kamu ketika aku mengetuk pintu?
Kemana kamu ketika aku dihujat tak menentu?
Kemana kamu ketika aku dilempar batu?
Kemana kamu ketika aku tertembak peluru?
Kemana kamu ketika protesku membentur tembok yang beku?

Kemana kamu ketika gembala membuat lidahku kelu?
Kemana kamu ketika tanganku berlumur darah orang-orang pulau buru?
Kemana kamu ketika aku menorehkan sejarah kelabu?
Kemana kamu ketika aku membutuhkanmu?
Kini saat aku mulai renta?

Kamu semakin jauh entah kemana
Tak ada lagi nyanyi demonstrasi
Semua peduli dengan diri sendiri
Larut dengan hingar bingar zaman
Mungkinkah aku hanya tinggal kenangan?

NN

Sunday, September 23, 2007

CATATAN KECIL

Gerak dan Langkah Maju Sebagai Anggota PMKRI

Menjadi anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik
Republik Indonesia (PMKRI) bukanlah suatu pilihan
hidup seorang mahasiswa katolik, melainkan suatu
pilihan politik untuk terjun dan terlibat dalam
percaturan dinamika politik kaum intelektual.
Perhimpunan yang kita diami saat ini hanyalah suatu
langkah awal membangun kehidupan kristianitas yang
berpihak pada rakyat, yang didasari oleh tiga nilai
hidup perhimpunan yaitu intelktualitas, kristianitas
dan fraternitas.

Mendidik seseorang untuk menjadi kader muda yang
bermartabat dan bermoral, yang disiapkan membawa panji
Kristus membutuhkan suatu proses pembinaan yang cukup
panjang. Menjadi kader dengan tingkat integritas
pribadi utuh yang tercermin dalam sifat sensus
chatolicus, semangat man for others, sensus hominis,
pribadi yang menjadi teladan, universalitas dan magis
simper tidak hanya disimbolkan dengan suatu gerkan
tangan atau semboyan semangat tetapi harus sampai pada
tingkatan praksis. Semboyan Pro Ecclesia et Patria,
menjadi contoh kongkrit bagaimana posisi kita dalam
kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, sama seperti
Yesus dalam Matius 22 berkata "..Berikanlah kepada
Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan
kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah"

Melatih dan membina dalam suatu jenis pembinaan
berjenjang yang selama ini dilakukan di PMKRI semakin
membuat level setiap anggota, di-update dengan
diskursus dinamika dalam kelompok-kelompok kecil
maupun besar. Metodologi seperti pedagogis,
andragogis, orientasi pada proses serta daur belajar
yang selama ini digunakan semakin menunjukkan bahawa
ada perubahan yang selama ini telah diabngun oleh
PMKRI. Transformasi yang diusung dalam MPA di Jakarta
tahun 2000 semakin memperlihatkan bahwa tidak hanya
Vatikan saja dengan konsisli Vatikan ke-II, tapi PMKRI
juga bisa berbuat seperti itu. Lepas dari kenyataan
yang saat ini mendera perhimpunan kita ini, realitas
kondisi di cabang justru memperlihatkan hal yang
sebaliknya diusung dalam konteks Transformasi
Organisasi tersebut. Apah yang salah dengan
Perhimpunan ini? Dar kacamata penulis melihat faktor
pendidikan menjadi salah satu faktor semakin lunturnya
kadar identitas seorang kader PMKRI.

Proses pendidikan yang selama ini dilakukakan di
cabang baik itu MPAB/MABIM, LKK, KSR dan KSN harus
ditunjang dengan kegiatan yang menghasilkan tingkat
produktivitas yang tinggi oleh anggota cabang. Bentuk
dan jenis kegiatan bisa dikreasikan sesuai dengan
kondisi dan dinamika yang berkembang di cabang.
Diharapkan PMKRI ke depan dapat menghasilkan
kader-kader yang berpikir sistematis, realistis,
dialektis dan logis rasional. Sehingga menjadi
anggota PMKRI bukan menjadi keterpaksaan sebagai
tanggung jawab moral mahasiswa Katolik tetapi
merupakan pilihan yang terseleksi untuk menjadi garam
dan terang bagi dunia.

Reynold Lumi
Ketua Presidium

Gerak dan Langkah Maju Sebagai Anggota PMKRI

Menjadi anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik
Republik Indonesia (PMKRI) bukanlah suatu pilihan
hidup seorang mahasiswa katolik, melainkan suatu
pilihan politik untuk terjun dan terlibat dalam
percaturan dinamika politik kaum intelektual. .....
Perhimpunan yang kita diami saat ini hanyalah suatu
langkah awal membangun kehidupan kristianitas yang
berpihak pada rakyat, yang didasari oleh tiga nilai
hidup perhimpunan yaitu intelktualitas, kristianitas
dan fraternitas.
Mendidik seseorang untuk menjadi kader muda yang
bermartabat dan bermoral, yang disiapkan membawa panji
Kristus membutuhkan suatu proses pembinaan yang cukup
panjang. Menjadi kader dengan tingkat integritas
pribadi utuh yang tercermin dalam sifat sensus
chatolicus, semangat man for others, sensus hominis,
pribadi yang menjadi teladan, universalitas dan magis
simper tidak hanya disimbolkan dengan suatu gerkan
tangan atau semboyan semangat tetapi harus sampai pada
tingkatan praksis. Semboyan Pro Ecclesia et Patria,
menjadi contoh kongkrit bagaimana posisi kita dalam
kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, sama seperti
Yesus dalam Matius 22 berkata "..Berikanlah kepada
Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan
kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah"

Melatih dan membina dalam suatu jenis pembinaan
berjenjang yang selama ini dilakukan di PMKRI semakin
membuat level setiap anggota, di-update dengan
diskursus dinamika dalam kelompok-kelompok kecil
maupun besar. Metodologi seperti pedagogis,
andragogis, orientasi pada proses serta daur belajar
yang selama ini digunakan semakin menunjukkan bahawa
ada perubahan yang selama ini telah diabngun oleh
PMKRI. Transformasi yang diusung dalam MPA di Jakarta
tahun 2000 semakin memperlihatkan bahwa tidak hanya
Vatikan saja dengan konsisli Vatikan ke-II, tapi PMKRI
juga bisa berbuat seperti itu. Lepas dari kenyataan
yang saat ini mendera perhimpunan kita ini, realitas
kondisi di cabang justru memperlihatkan hal yang
sebaliknya diusung dalam konteks Transformasi
Organisasi tersebut. Apah yang salah dengan
Perhimpunan ini? Dar kacamata penulis melihat faktor
pendidikan menjadi salah satu faktor semakin lunturnya
kadar identitas seorang kader PMKRI.
Proses pendidikan yang selama ini dilakukakan di
cabang baik itu MPAB/MABIM, LKK, KSR dan KSN harus
ditunjang dengan kegiatan yang menghasilkan tingkat
produktivitas yang tinggi oleh anggota cabang. Bentuk
dan jenis kegiatan bisa dikreasikan sesuai dengan
kondisi dan dinamika yang berkembang di cabang.
Diharapkan PMKRI ke depan dapat menghasilkan
kader-kader yang berpikir sistematis, realistis,
dialektis dan logis rasional. Sehingga menjadi
anggota PMKRI bukan menjadi keterpaksaan sebagai
tanggung jawab moral mahasiswa Katolik tetapi
merupakan pilihan yang terseleksi untuk menjadi garam
dan terang bagi dunia.

Reynold Lumi
Ketua Presidium

Tuesday, September 11, 2007

REFLEKSI

Saat kau bangun dipagi hari, Aku memandangmu
dan berharap engkau akan berbicara kepadaKu,
walaupun hanya sepatah kata, meminta pendapatKu
atau bersyukurkepadaKu atas sesuatu hal indah yang terjadi di dalam hidupmu kemarin,
tetapi aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.

Aku kembali menanti. Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk.
Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun.
Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.
Aku berpikir engkau ingin berbicara kepadaKu, tetapiengkau berlari ke telepon dan menelepon seorang teman untuk mendengarkan gosip terbaru.
Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Akumenanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.

Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang kesekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara kepadaku dengan lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau tidakmelakukannya.
Tidak apa-apa. Masih ada waktu yang tersisa, dan Aku berharap engkau akan berbicara kepadaKu, meskipun saaat engkau pulangke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yangharus kau kerjakan.
Setelah beberapa hal tersebut selesai engkau kerjakan, engkau menyalakan televisi, Aku tidak tahu apakah kau suka menonton televisi atau tidak, hanya saja engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun hanya menikmati acara yang ditampilkan.
Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menontonTV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKu.S aat tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah.

Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tak lama kemudian. Tidak apa-apa karena mungkin engkau tidak menyadari bahwa Aku selalu hadir untukmu. Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. Aku bahkan ingin mengajarkanmu bagaimana bersabar terhadap orang lain. Aku sangat mengasihimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata, doa atau pikiran atau syukur dari hatimu. Baiklah... engkau bangun kembali dan kembali. Aku akan menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiKu sedikit waktu. Semoga harimu menyenangkan. Bapamu, ALLAH


Killian Audrey

Thursday, August 23, 2007

UNTUK KMK SE-YOGYAKARTA

IKUTI
LOMBA BULAN KITAB SUCI NASIONAL
(BKSN) 2007
PMKRI ST. THOMAS AQUINAS YOGYAKARTA
Lomba Terdiri dari :
1. Lomba Baca Kitab Suci
2. Lomba Kuis Kitab Suci
3. Lomba Pendarasan Mazmur
Bagi seluruh KMK/MISKAM/IKMK yang ingin berpartisipasi aktif,
silahkan mendaftarkan diri dan menghubungi Panitia BKSN 2007.
Menangkan berbagai hadiah menarik dan rebut
BKSN CUP 2007 PMKRI YOGYAKARTA.
Ikuti dan bawa anggota sebanyak-banyaknya!!
FuLL DooRpriZe!!
Contact Person :
MartiN 085292622799
AgneS 081578038740
BoeDy 081932032344

Tuesday, August 21, 2007

WaJah - wAjAH


Inilah wajah-wajah kami...Ketika kami bergabung banyak hal yang kami rasakan. Suka, duka, sedih, senang, gembira, persaudaraan, dan banyak hal lainya. Tak jarang pula selisih paham dan perdebatan menyertai perjalanan kehidupan kami..
Perbedaan adalah hal yang pasti ada diantara kami. Banyak hal yang membedakan kami, jenis kelamin, suku, budaya, daerah asal, pendapat, sifat, dan banyak hal lainya. Namun perbedaan bukan menjadi penghalang dan pemecah diantara kami, karena bukan perbedaan yang kami cari, tapi persamaan, suka cita, persaudaraan lah yang menyatukan kami. Dan perjuangan akan yang hal yang sama lah yang menguatkan kami. "Option for the poor" itu lah yang mendasari kami, namun tidak hanya berhenti sampai di situ saja karena "Action for the poor" itulah yang menjadi lebih penting bagi kami. Dan tak lupa pula "Pro Ecclesia et Patria" juga lah yang menjadi semboyan dan penyemangat bagi kami dalam setiap langkah dan tindakan kami.
Inilah kami kader, anggota, dan simpatisan PMKRI St. Thomas Aquinas Cab. Yogyakarta. Kami beda tapi sama, kami banyak tapi satu, kamilah PMKRIers.
Pro Ecclesia et Patria!!!
DeusRex





InsPiration StoRi...
















Komunikasi Berdasarkan Ekspresi - Pengungkap (Expresser)

Berdasarkan cara mengekspresikan dirinya, manusia ternyata juga memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang sangat menikmati cara mengungkapkan sesuatu dengan ceria, ada pula yang lebih suka menjadi pendorong dan di tempat lain ada yang lebih suka menggunakan otak analitisnya untuk menganalisa sesuatu. Paling tidak ada tiga yang dapat dicatat disini: expresser (pengungkap), driver (pendorong) dan analytical (analitis). Pada edisi ini akan kita bahas karakter dan gaya komunikasi orang dengan tipe Pengungkap (Expresser).
Karakter Orang Pengungkap (Expresser)

Orang dengan karakter ini selalu gembira dan suka bertanya tentang orang. Artinya orang yang melakukan sesuatu lebih diutamakan untuk diketahui daripada apa hasilnya. Mereka juga tidak menyukai keterangan yang berbelit-belit karena tidak mau kehilangan momen membahagiakan yang mereka miliki. Mereka adalah makhluk sosial dalam arti sebenarnya, yaitu: benar-benar menikmati hidup secara sosial, bergaul, bercengkerama dan bercanda dengan siapa saja yang mereka temui. Mereka tidak suka data-data yang akan membuat kening berkerunyut hingga mengurangi keceriaan mereka. Mereka lebih suka hal-hal yang berbau fun dan fenomena kehidupan sehari-hari saja.

Gaya Komunikasi dengan Orang Pengungkap (Expresser)


Orang-orang tipe ini adalah mereka yang straight forward dalam arti to the point. Mereka tidak menyukai pantun, puisi dan lagu lama yang penuh dengan kata berbunga-bunga ketika berbicara dengan mereka. Bagi mereka, semuanya harus dikemas dengan singkat dan jelas.
Untuk jelasnya, gaya komunikasi berikut dapat dijadikan pedoman jika berhadapan dengan para
expresser:

  • Ikutilah irama kesenangan mereka.
  • Tunjukkan emosi sesuai yang mereka tunjukkan.
  • Berikan tepuk tangan yang diperlukan.
  • Berikan tanggapan atas apa yang mereka katakan dengan semangat.
  • Beri pengakuan atas apa yang telah mereka kerjakan.
  • Reaksi cepat diutamakan ketika berkomunikasi dengan mereka.
  • Beri mereka tantangan dan mereka pasti akan menyukainya.
  • Jangan melebihi mereka.

Jika berhadapan dengan tipe orang pengungkap ini, gembiralah selalu karena hal ini akan dapat membuat kita masuk ke dalam lingkaran mereka. Mereka orang yang sangat sederhana sebenarnya dalam arti mereka suka hal-hal yang tidak bertele-tele dan langsung ke sasarannya. Oleh karenanya, ikutilah gaya itu, niscaya percakapan akan dapat menuai keharmonian.

Sunday, August 19, 2007

PITULASAN ON SONGOLAS

Hari ini kita menuju Bantul dan menghabiskan sedikit waktu dengan adik-adik di Sanggar Nurani.
TEAM .... :
Ada Pak Kapres bersama supir pribadinya, Ray 'n Adit. Ada Bu Sekjen dan seniornya, Ika n' Rosa. Trus ada Pres PK n' Bojonya, Niko witH Ve. Wonten Biro PPO lan bojone, Budi Jupon 'n Indra - Ten Couple's. Ada France bersama istri pertama dan mantan bakal calon istri. Ada PHPT dohot Namboruna, SembirinK n' Dora.
Sekitar pkl. 07.30 kita bersiap-siap dan ngumpul di Kampus 3 UAJY. Berangkat menuju Bantul setelah memastikan France n' Bojone, Indra, dan Budi menyusul. Sesampai di Bantul kita langsung persiapan di Sanggar Nurani. Beberapa orang sudah menanti. Usai persiapan kita mengajak adik-adik di Sanggar untuk pawai sepeda keliling desa. Berbagai atribut alam dan bendera merah-putih menghiasi sepeda. MerdekA!! MerdeKA!!
Usai pawai kita main Cabut Sarung di lapangan yang panas dan berdebu. Semua tidak soal tatkala permainan dimulai. Tawa cekikikan dan kegembiraan mengabaikan debu dan terik mentari. Beberapa anak tampak kebingungan saat bermain karena harus berlari kencang sambil berpegangan. KompAk decH PoKoKnyA!!
Permainan berikut main sepak bola sarung. Wahhhh ... Kader PMKRI juga ikut dalam tim anak-anak. Pake sarung lagi. Tampak Budi Sang Jupon seperti Sapi Bunting. (*Maaf buat yang merasa). Tapi seru saat pertandingan berakhir dengan skor 3-0. Kemenangan di Team Merah yang mengalahkan Team Putih.
Panas-panas, minum segelas minuman sirup dan snack. Wahh ... adik-adiknya disuruh istirahat, malah kakak dari Sanggar dan PMKRI adu tim. Main bola sendiri sampai diprotes adik-adiknya. OK deCh, ngalah.
Usai pertandingan Bola kembali ke sanggar untuk makan sego kucing bareng dan kemudian melanjutkan permainan : Masuk Benang Ke Lobang Jarum, Memasukkan Paku dalam Botol, tari BAlon dan pecah baLonn. WuiHhhh luCuuu Abis. Sampai-sampai rasa lelah tak tersembunyikan.
Pokoknya, seharian kita mengadakan lomba bersama adik-adik di Sanggar Nurani. Sesudah agak sore, adik-adik diajak melukis bareng.
Pada akhir acara dibagikan hadiah dan sertifikat bagi peserta dan panitia yang sudah terlibat dalam acara. Seru AbiSSS!
Kenangan bersama adik-adik di Sanggar Nurani Bantul sungguh berkesan dan menyenangkan. Kapan Lagi bisa bermain dan sejenak meninggalkan jenuhnya rutinitas kuliah dan diskusi yang melelahkan.
LOVE U ALL KIDS!!
( ThE EnD)


By : SembirinK n' RasijA

Monday, August 13, 2007

Masihkah Indonesia berharga bagimu?
Masihkah Pertiwi indah di matamu?
Masihkah perbedaan indah untukmu?

Jawablah dengan hatimu yang merah bernyala
Lewat jiwamu yang membentang putih
(sembirink/08/07)

DIRGAHAYU RI 62
DPC PMKRI ST.THOMAS AQUINAS YOGYAKARTA

REFRESH

Aku jenuH ...
Memandang senja memerah di batas kota
Menatap gemericik sungai dari tepian code
Mendengar riuh tawa anak jalanan

Aku jenuH ...
Berharap tak lagi memandangmu
Bermimpi terbang menembus batas langit
Berkhayal memeluk hangat tubuhmu

Aku jenuH ...
Tapi aku tak hendak mengeluh
Apalagi mulut harus melenguh
Sebab aku masih tubuh dan jiwa yang utuh

(Didedikasikan bagi rekan-rekan yang terserang Syndrom JeNuH)

SembirinK

Saturday, August 11, 2007

PENDAFTARAN ANGGOTA BARU

PERSYARATAN UMUM
* Mahasiswa D3 atau S1 di salah satu PT Yogyakarta
* Warga Negara Indonesia

PENDAFTARAN JALUR REGULER
* Mengajukan surat permohonan untuk bergabung atau mengambil dan mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh di sekretariat Jl. Dr. Wahidin 54 Yogyakarta
* Mengembalikan surat permohonan atau formulir pendaftaran disertai pasfoto ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar dan fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
* Mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru PMKRI (MPAB) sesuai jadwal yang ditentukan oleh Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Yogyakarta

PENDAFTARAN JALUR KHUSUS
* Mengajukan surat permohonan untuk bergabung atau mengambil dan mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh di sekretariat Jl. Dr. Wahidin 54 Yogyakarta
* Membuat makalah bertemakan keadilan sosial, persaudaraan sejati atau kesejahteraan dengan ketentuan minimal 5 halaman, spasi 1 1/2, Font Arial ukuran 11, Kertas A4, Cover Warna Merah
* Mengembalikan surat permohonan atau formulir pendaftaran disertai pasfoto ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar dan fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
* Menyerahkan dan mempresentasikan makalah sesuai jadwal yang telah ditentukan ditentukan oleh Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Yogyakarta

BELUM JELAS????
HUBUNGI REKAN-REKAN KAMI MELALUI LAYANAN TELEPON DAN SMS

Thomas sembirinK 081578158632
Indra RasijA 08153831236
MartiN 085292622799

ATAU MELALUI HOTLINE
DPC PMKRI ST. THOMAS AQUINAS YOGYAKARTA

Telepon or SMS :
085643120302

E-mail :
pmkri_jogja@yahoo.co.id


Thursday, August 9, 2007

AGENDA

MASAK n' MAKAN BARENG
Hari/Tanggal : Selasa, 07 Agustus 2007
Waktu : Pkl. 16.00 - Selesai
Tempat : Rumah AdiT
Kordinator : Nikodemus Simamora

RAPAT PERSIAPAN PENDAFTARAN ANGGOTA BARU
Hari/Tanggal : Jumat, 10 Agustus 2007
Waktu : Pkl. 19.00 WIB - Selesai
Tempat : Sekretariat
Pemimpin Rapat : Presidium Hubungan Perguruan Tinggi

RAPAT PERSIAPAN BKSN 2007
Hari/Tanggal : Senin, 13 Agustus 2007
Waktu : Pkl. 19.00 WIB - Selesai
Tempat : ASMI Santa Maria
Pemimpin Rapat : Martin

NONGKRONG BARENG
Hari/Tgl : Selasa, 14 Agustus 2007
Waktu : Pkl. 19.00 WIB
KudU DateNG

Saturday, August 4, 2007

PesaN PentinG



Pidato Bung Karno di depan Pelajar dan Masyarakat Indonesia di Tokyo, 18 Mei 1960 :
“Engkau sebagai pemuda-pemudi Indonesia, engkaulah memegang obor hari kemudian, yang di atas pundakmulah terletak tanggung jawab atas hari kemudian itu: engkau tidak boleh menghindari, mengingkari Amanat Penderitaan Rakyat itu.”
Mora






Friday, August 3, 2007

CeRiTa BijaK

Kesan pada Sekuntum Bunga
Sepasang suami istri menceritakan pengalaman mereka tentang sekuntum bunga mawar yang telah memberi dampak sangat besar. Ketika itu pasangan tersebut melakukan perjalanan ke luar kota. Di tengah perjalanan mereka mampir ke sebuah rumah makan nan asri yang berada di tepi jalan raya.
Si istri tak langsung duduk dan memesan makanan seperti yang dilakukan suaminya, melainkan langsung pergi menuju kamar kecil. Di kamar kecil yang ditata sangat rapi dan bersih itulah si istri melihat sekuntum bunga mawar nan segar dan cantik. Seketika hatinya terdorong untuk membersihkan washtafel.
Selesai bersantap, pasangan suami istri itu segera menuju meja kasir. "Mawarnya segar dan cantik sekali," kata si istri kepada pemilik rumah makan memuji. "
Terima kasih, " sahut pemilik restoran itu dengan penuh keramahan. "Setiap hari saya selalu meletakkan aneka jenis bunga segar dan cantik sejak 10 tahun lalu. Aneka jenis bunga itu sudah mengurangi pekerjaan saya membersihkan kamar kecil," lanjut pemilik rumah makan menjelaskan.
Pesan:
Wanita itu dengan kesadaran pribadi membersihkan washtafel karena melihat keindahan bunga di depan matanya. Hal itu menegaskan bahwa manusia lebih percaya pada apa yang mereka lihat dibandingkan dengan apa yang mereka dengar. Karena pada dasarnya sangat sulit mengajak orang lain bersedia membudayakan hal-hal yang positif, misalnya kejujuran, kebersihan, kecantikan, kemurahan hati, menjaga kecantikan & kesehatan fisik dan lain sebagainya hanya dengan anjuran, imbauan, seruan, dan lain sebagainya.
Jika kita menginginkan segala sesuatu sesuai dengan keinginan kita, maka jadikanlah diri kita sebagaimana apa yang kita inginkan. Berikanlah lebih banyak contoh yang nyata. Mulailah dari diri kita sendiri dengan cara mengoreksi diri sendiri, memperbarui apa yang mesti dibenahi, memperbanyak ilmu pengetahuan, mempertebal iman, memperindah penampilan dan sikap supaya kita senantiasa sejuk dipandang dan membahagiakan jika didekati.
Dengan demikian orang lain tidak akan segan menghormati dan bahkan mengikuti langkah kita dengan sukacita, sebagaimana peran aneka macam bunga dalam kisah diatas. Jika kita sendiri sudah mampu bersikap positif, maka segala keuntungan yang lain akan datang kepada kita dengan sendirinya. "A large part of virtue consists in good habits. - Sebagian besar kebaikan berasal dari sikap yang positif," kata Barbara Paley.

Wednesday, August 1, 2007

KISAH BERSAMBUNG PERJALANAN KE SEMARANG

BINGUNG DI TENGAH KOTA SEMARANG


Selasa, 31 Juli 2007
Siang itu sekitar pukul 13.30 WIB kami berkumpul di jalan utama menuju Magelang, sekitar Jombor. Hari itu kami bersiap melaju ke Semarang untuk menghadiri Pelantikan DPC PMKRI St. Gregorius Semarang yang sedianya akan berlangsung pada pukul 16.30 WIB. Setelah sempat menunggu beberapa waktu kami melaju berboncengan motor menuju Semarang. Perjalanan pun dimulai.
Martin berboncengan dengan Mbak Rosa yang dalam kesempatan tersebut menjadi Ibu Perjalanan. Saya sendiri diboncengi oleh Indra. Sambil melaju di depan sesekali kami melihat Martin yang belum tampak di belakang kami. Kalau saya mengatakan untuk meneruskan laju motor, Indra meneruskan laju motor karena itu berarti Martin sudah turut di belakang kami. Sesekali pula Martin melaju di depan kami bersama Mbak Rosa.
Perjalanan menuju Semarang cukup menantang karena belum pernah ada yang diantara kami yang melaju dengan motor menuju kota besar di Jawa Tengah itu. Ini pengalaman pertama kami. Apalagi Martin dan Indra sempat keder setelah mendengar kisah bajing loncat yang katanya sering muncul di sepanjang jalan menuju Semarang.
Perjalanan cukup lancar walau di tengah kota Magelang, Mbak Rosa sempat bingung melihat jalur yang kami tempuh. Kami yakinkan dengan mengatakan bahwa jalur yang kami pilih juga menuju Semarang. Saya agak sulit menjelaskan jalur apa, yang jelas saya yakin itu menuju tujuan kami. Kami terus memastikan dengan mempedomani petunjuk arah di sepanjang jalan.
Melewati kota Magelang, Secang, Ambarawa, dan Ungaran, akhirnya kami akan memasuki kota Semarang. Jam di ponsel menunjukkan pukul 16.00 WIB. Saya meminta Indra untuk mempersilahkan Martin dan Mbak Rosa berada di depan karena Mbak Rosa yang tidak begitu tahu jalan menuju Semarang hanya mengerti lokasi Wisma Driyarkara yang kami tuju. Setelah bertanya sekilas mengenai lokasi tujuan saya dan Indra membiarkan Mbak Rosa mencari jalan menuju Wisma. Selama itu tampaknya Mbak Rosa berencana mengikuti angkot jurusan Dr. Cipto. Tetapi beberapa kali tampak bahwa laju kami menjadi amat bergantung pada angkot dan bahkan akhirnya kami mesti keluar dari jalur angkot karena Martin membawa kami ke arah kiri jalur utama yang dilalui angkot itu. Mulailah kami bingung bersama. Martin hendak berbalik arah setelah tahu kami kehilangan petunjuk. Tapi saya meminta Indra melaju pelan ke Kantor Kepolisian yang berada di sebelah kiri jalan.
Martin mengikuti kami dengan motornya. Saya dan Mbak Rosa akhirnya bertanya pada beberapa polisi yang sedang piket. Salah seorang bertanya apakah kami dari Jogja dan kami mengiyakan. Setelah dapat petunjuk yang juga kurang jelas kami melaju lagi dan mengikuti jalan pintas yang direkomendasikan oleh pak polisi. Sempat kaget saat pengaturan jalur lalu lintas di perempatan dekat kantor kepolisian itu agak kacau. Saat lampu hijau kami dan beberapa mobil melaju kearah kanan, tapi anehnya dari arah depan puluhan motor dan mobil juga melaju lurus ke arah kami sebelumnya. Indra dan saya tertawa ringan.
Kembali ke jalur utama kebingungan dimulai lagi. Motor yang dibawa oleh Martin masih melaju mengikuti angkot. Begitu seterusnya hingga ke bundaran di tengah kota Semarang. Saya mulai tidak yakin dengan keadaan. Martin melaju lurus sementara Indra melaju ke arah kiri. Angkutan dan kendaraan pribadi ramai sepanjang jalan dan tampak semrawut. Saya minta Indra menepi dan bertanya pada salah seorang wanita kantoran yang kebetulan berada di sana. Mereka mengarahkan kami berbalik arah dan menuju perempatan pertama Jl. Pattimura ke kanan. Saat kami berbalik arah, Martin dan Mbak Rosa melaju sebaliknya kea rah kami. Saya minta mereka mengikuti kami. Barangkali karena Indra yang melaju terlalu cepat Martin dan Mbak Rosa kehilangan pandangan. Mereka mengikuti angkot jurusan Dr. Cipto yang menuju jalan lain sementara kami mengikuti angkot yang menuju arah Pattimura dan Dr. Cipto. Hampir 10 menit kami terpisah di tengah kota dan bertemu lagi setelah Indra memberi petunjuk via sms ke Mbak Rosa. Kami melaju lagi di depan dan setelah berada di persimpangan Jl. Dr Cipto sambil melaju saya serahkan kembali perjalanan ke Mbak Rosa. Masih bingung hingga akhirnya kami benar-benar tiba di Wisma Driyarkara, Mabes-nya rekan-rekan PMKRI Semarang. Kami akhirnya tiba setelah melaju dari Jogja selama tiga setengah jam. PUJI TUHAN!!!
Tiba di Margasiswa Driyarkara kami disambut oleh Bung Aa dan rekan-rekan. Selang beberapa menit acara dilanjutkan dengan Misa yang dibawakan oleh Rm. Sapto Margono, PR. Dalam misa tersebut juga dipersilahkan kepada anggota untuk sharing mengenai PMKRI. Seusai misa dilanjutkan dengan sidang pelantikan dan menariknya dalam pelantikan tersebut, Presidium tampaknya masih orang yang sama dari kepengurusan sebelumnya. Belum tampak wajah baru. Acara berjalan sederhana dan sukses. Dalam pelantikan itu PMKRI Yogyakarta sebagai undangan memberikan sambutan sekaligus otokritik bagi PMKRI.
Acara pun ditutup dengan jamuan sederhana. Sate dan bumbu lezatnya menanti!!!
EmHmm ... Uenak tenan dab! Trims dech buat Semarang yang udah menjamu tamu dengan baik dan asyik abisss. Sambil makan sambil diskusi dengan saudara-saudari pengurus PMKRI dari Purwokerto, Semarang, dan Solo.
Tak bisa melanjutkan diskusi, kami pamitan terlebih dulu pada rekan-rekan lain termasuk beberapa undangan yang hadir. Kami pun melaju menuju Jogja karena esok harinya Indra dan Martin mesti kuliah. Menembus malam yang dingin kami melaju sampai tak sadar kami salah jalur hingga tiba di Salatiga. Waahhh ... STOP! Tanya warga sekitar akhirnya kami berbalik menuju jalur Ambarawa. Sekitar pukul 11.30an makan di warung lesehan pinggir jalan dan melanjutkan perjalanan menuju jogja. Pagi dini hari kami pun tiba di Jogja. ALHAMDULILAH!!


Dibagi dari kisah perjalanan
Indra Rasija
Martin
Mbak Rosa
Thomas sembirinK

BERITA DARI SEMARANG

PELANTIKAN DPC PMKRI ST. GREGORIUS SEMARANG

Bertempat di Wisma Driyarkara, pelantikan DPC PMKRI St. Gregorius Semarang berlangsung sederhana. Pelantikan pada Senin (31/8) tersebut merupakan tindak lanjut RUAC beberapa waktu sebelumnya yang mengukuhkan Ketua Presidium terpilih periode 2007/2008.
Pelantikan diawali dengan misa yang dipimpin oleh Rm. Sapto Margono selaku Romo Moderator. Dalam kesempatan tersebut beliau mengajak para anggota untuk merefleksikan diri serta membawa kekurangan yang ada dalam PMKRI dalam doa. Beberapa undangan dari kalangan mahasiswa katolik Unika Soegiopranoto juga mengungkapkan pandangan positif mereka mengenai eksistensi PMKRI hingga saat ini.
Setelah misa berakhir, pelantikan dilangsungkan dengan terlebih dahulu membacakan surat pemberhentian secara hormat Ketua Presidium Demisoner, Fajar serta pengangkatan Lukas sebagai Ketua Presidium/Mandataris/Formatur Tunggal DPC PMKRI St. Gregorius Semarang.
Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan PMKRI dari Yogyakarta, Purwokerto, dan Solo serta undangan dari kelompok mahasiswa Unika Soegiopranoto dan K2m Semarang. Usai pelantikan acara dilanjutkan dengan santap bersama sebagai wujud syukur dan rasa persaudaraan mahasiswa katolik. PROFICIAT SEMARANG!!
(Liputan: SembirinK)

Saturday, July 28, 2007

TUGAS PARKIR

Ini hari PMKRI (Ika, Rosa, Franche, Budi, Martin, Indra, SembirinK) tugas parkir di Kota Baru. Lumayan buat nambahin kas. Semoga makin sering dapat job dan tambah akrab. Apalagi diakhiri di Warung Lotek. Hehee


NewS

Jumat (20/07) berlangsung diskusi bertemakan Pendidikan Gratis di Margasiswa. Narasumber dari rekan-rekan kita (Bung Dwiayana dari PMKRI Yogya dan Bung Anjar dari SMI Jogja) yang kebetulan bekerjasama dengan mitra kita, POKJA Pendidikan DIY. Diskusi berlangsung dari pukul 19.30 WIB dengan suasana diskusi yang menarik.
Terima kasih untuk Bung Anjar dan rekannya!

Jumat berikutnya, (27/07) PMKRI kedatangan seorang rekan dari Keluarga Mahasiswa Katolik Fak Ekonomi UGM. Kehadiran rekan kita disambut kehangatan debat ala PMKRI Yogyakarta.
Buat Niken, Selamat Datang & Terima Kasih Atas Kunjungannya ke MabEs PMKRI Yogyakarta.

Pro Ecclesia Et Patria!

AGENDA

LOMBA BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2007
Bentuk Kegiatan : Lomba Kuis KS, Lomba Baca KS, Lomba Mazmur, dLL
Rencana Waktu : September 2007
Tempat : ASMI Santa Maria Yogyakarta
Peserta : Komunitas Mahasiswa Katolik Se-Yogyakarta

DISKUSI RUTIN
Hari/Tanggal : Jumat, 03 Agustus 2007
Waktu : Pkl. 19.00 WIB
Tema : Ideologi
Pembicara : Mas GuntuR dari PMKRI Solo
Tempat : Sekretariat PMKRI

PENERIMAAN ANGGOTA BARU 2007
Mulai 20 Agustus s/d 13 Oktober 2007
Hotline : 081578158632
sembirink86@yahoo.co.id
CP : Thomas sembirinK

Narsis GhosT

Ada penampakan saat PMKRI Jogja Jaga Parkir di Kota Baru.
Jupon Narsis GhosT

MASIH INGAT?

Ini kenangan di Panti Asuhan Santa Maria Ganjuran waktu angkatan 2006 dilantik.
Masih ingat?
Ayo perhatikan anak-anak Indonesia yang kurang beruntung. Mereka berhak menikmati masa kecil mereka dengan tersenyum.
PEACE!!

Wednesday, July 25, 2007

EKARISTI SERTIJAB KEPENGURUSAN YOGYAKARTA

Waktu terus bergulir
Sebelum yang lain mengambil langkah
Kita patut mempertanyakan,
Bung Im, mana solusi dan aksi yang anda siapkan?

God, Please Save Our PMKRI!

DIES NATALIS PMKRI DI YOGYA

Friday, July 13, 2007

Ilusi dan Pikiran

Pikiran adalah sebuah kekuatan yang sangat besar. Kekuatan pikiran menyimpan seribu misteri. Tak ad a alat pasti yang dapat mengukurnya…..

“Manusia adalah apa yang ada di pikiranya”

Namun dapatkah kita mengendalikannya?????
Dapatkah kita mengelolanya seoptimal mungkin????
Perhatikanlah ke-9 gambar di atas, gunakan kekuatan pikiran anda untuk melihat makna dan gambar apa yang terselubung dalam masing-masing gambar itu???

Menciptakan Komunitas yang Loyal

Ada masa dalam hidup, ketika saya sangat mengagumi Gabriel Batistuta. Ya, ia adalah pemain sepakbola berambut gondrong asal Argentina yang merumput untuk Klub Fiorentina. Sepanjang ingatan saya, klub ini jarang memperoleh ranking yang baik di Serie A Liga Italia.

Terlepas dari prestasi klubnya yang kurang menonjol, bahkan beberapa kali terperosok ke zona degradasi, saya melihat Batistuta sebagai figur yang karismatik. Aksinya ketika meliuk mengecoh pemain belakang lawan, serta tendangan-tendangan kanon-nya sering membuat saya terpana di depan layar TV. Mengenai kekaguman ini, saya tidak sendirian. Di kota Florence, Batistuta dipuja bagai dewa, sehingga kabarnya masyarakat membuat patungnya didirikan megah di pusat kota.

Dalam beberapa hal, saya yakin Anda pun pernah memiliki kekaguman serupa dengan beberapa public figure. Salah seorang rekan saya sangat mengagumi Dian Sastro, ada yang sangat kagum dengan Emha Ainun Najib, bahkan saya pernah melihat ibu-ibu yang rela ikut marah-marah dan membela Roy Marten karena merasa disudutkan dengan pemberitaan miring oleh sebuah acara infotainment.

Pembelaan pelanggan terhadap perusahaan pada hakekatnya berada pada sisi yang berbeda dengan kualitas dari objek yang dibela. Tidak selamanya mereka yang dibela memiliki kualitas yang baik. Saya tahu betul bahwa bobotoh Persib Maung Bandung akan tetap menjadi pembela tim biru ini, walaupun mereka dikalahkan oleh lawannya. Saya rasa adalah menjadi impian setiap pemasar untuk menciptakan pelanggan-pelanggan yang mau membela (advocate customer) dan memiliki kedekatan dengan perusahaan.

Perasaan dekat seperti ini adalah perasaan dimana kita secara emosional terlibat untuk menyenangi atau memilih. Perasaan inilah yang kemudian diberi nama sebagai Loyalitas. Loyalitas sebenarnya diindikasikan dengan adanya perasaan terikat dengan suatu produk atau perusahaan, bukan hanya seberapa sering pembelian terjadi, atau seberapa lama seseorang menjadi pelanggan. Bahkan lebih dari itu, bukan seberapa besar kepuasan seorang pelanggan pada perusahaan kita.

Pada dasarnya, kepuasan pelanggan tidak selamanya berubah menjadi loyalitas. Saya sering menemui rekan-rekan saya terbang untuk berbisnis di berbagai penjuru Indonesia menggunakan maskapai penerbangan yang mereknya sayup-sayup terdengar, bukan karena tidak puas dengan Garuda Indonesia. Namun demikian kiranya jelas bahwa tanpa produk dan layanan prima, yang mendorong kepuasan, akan berat tugas seorang pemasar dalam membangun loyalitas. Kepuasan adalah syarat bagi munculnya Loyalitas.

Untuk mengubah kepuasan pelanggan menjadi Loyalitas diperlukan beberapa langkah yang dapat “mengikat” pelanggan agar selalu setia pada perusahaan. Beberapa perusahaan menawarkan hadiah-hadiah dan undian. Ya, kita dapat mengikat pelanggan dengan memberikan reward berupa keuntungan finansial, suatu bahasa yang dipahami secara luas oleh umat manusia. Berikan penghargaan pada nasabah yang memiliki jumlah simpanan terbanyak, sehingga ada bedanya antara mereka yang setia. Pemberian hadiah, diskon, serta produk bundling yang dimaksudkan untuk memberi penghargaan bagi pelanggan yang telah membeli ini disebut sebagai Ikatan Finansial (financial bonding).

Ikatan kedua adalah dengan menggunakan sisi emosional dari pelanggan. Kita dapat menyentuh nilai-nilai mendasar dari diri manusia untuk memicu loyalitas. The Body Shop telah bertahun-tahun secara konsisten mengusung tema Green Product, produk tetumbuhan yang ramah dengan lingkungan dan menentang percobaan pada hewan. Bagi sebagian orang nilai-nilai ini adalah nilai dasar yang patut dibela, demikian pula perusahaan yang menganutnya.

Sisi emosional dapat disentuh dengan memberikan penghargaan yang sifatnya beyond financial. Bagi para wanita, tidaklah ada momen yang lebih menyentuh daripada beberapa kuntum mawar merah dengan sepucuk kartu ucapan terikat pita emas di ujungnya, di hari ulang tahun. Beberapa perusahaan mencatat hari ulang tahun pelanggan utamanya sebagai aset besar pemicu loyalitas. Perasaan menjadi bagian dari satu komunitas, atau yang oleh Maslow disebut sebagai the needs to love and belonging, seringkali menjadi alasan mengapa pelanggan tidak berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan pesaing, walaupun harga pesaing lebih murah, bahkan jika pelayanan pesaing lebih baik.

Ikatan ketiga yang sering dianggap orang sebagai ikatan paling kuat adalah ikatan struktural (structural bonding), dimana perusahaan membangun sesuatu yang melibatkan investasi untuk menjamin kustomisasi layanan pada pelanggan. Ada sebuah perusahaan kargo yang saya kenal membuka kantor agen pengiriman di sebelah gudang pelanggan utamanya agar dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat. Sebuah bank dapat memberikan ikatan struktural dengan cara membuka ATM di daerah yang dekat dengan pelanggan utama, menginvestasi mesin agar dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu, dan investasi lain yang menjaga pelanggan untuk berpaling ke lain hati.

Demikianlah untuk menciptakan komunitas yang loyal, suatu perusahaan hendaknya tidak hanya berfokus pada produk dan layanan yang baik, namun perlu cantik dalam mengemas ikatan finansial, emosional dan struktural. Agar siapa tahu perusahaan muncul di acara infotainment, ada banyak orang yang membela.

Lembaga Manajemen PPM
(Artikel ini pernah dimuat di majalah InfoBCA No:156, Juni 2006)

Pemimpin yang Visioner

Lembaga Manajemen PPM

(Artikel ini pernah dimuat di majalah Eksekutif September 2006)


“Be careful how you think; your life is shaped by your thought.“
(Berhati-hatilah bagaimana Anda berpikir; kehidupan Anda dibentuk oleh apa yang Anda pikirkan)

Segala sesuatu di dalam hidup seseorang dimulai dari dalam pikirannya. Apabila Anda melihat suatu bangunan yang megah misalnya gedung Petronas di Kuala Lumpur yang merupakan gedung tertinggi di dunia, tidak mungkin gedung yang megah itu jadi begitu saja. Sebelum gedung tersebut ada, seorang arsitek telah memikirkan dan membayangkan bentuk dari gedung tersebut. Kemudian setelah gambaran gedung itu jelas didalam pikiran arsitek kemudian dikerjakan maka jadilah gedung yang megah sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh arsiteknya sebelumnya.

Apabila seseorang berfikir dia akan sakit, dan bayangan sakit itu terus menerus dipikirkan, kemungkinan besar suatu saat dia akan benar-benar sakit walaupun sebelumnya dia sebenarnya tidak sakit. Demikian pula jika seseorang berpikir bahwa dia bisa melakukan sesuatu, akhirnya benar-benar dia bisa lakukan walaupun sebelumnya kelihatannya tidak mungkin.

Ada seorang penjual mie gerobak di Filipana yang menjual makanannya di suatu tempat yang kebetulan berhadapan dengan salah satu outlet restauran siap saji McDonald’s. Setiap hari dia mendorong dan memarkir gerobaknya di depan restauran siap saji tersebut. Dia mulai membayangkan dalam pikirannya betapa indahnya restauran McDonald’s itu dan bertekat di dalam hatinya bahwa suatu saat dia akan memiliki restauran yang sama dengan McDonald’s.

Beberapa tahun setelah itu, si penjual mie gerobak ini mendirikan restauran siap saji yang diberi nama Jollybee. Restauran Jollybee berkembang begitu pesat dan saat ini restauran siap saji Jollybie merupakan salah satu restauran siap saji termaju di Filipina dan bahkan lebih besar dan sukses dari restauran McDonald’s. Bagi mereka yang sudah pernah ke Filipina dan melihat restauran Jollybee akan mengetahui bahwa desainnya meniru McDonald’s. Ini sesuai dengan apa yang dibayangkan dalam pikiran si penjual mie gerobak sebelumnya. Jika bayangan tentang megahnya restauran McDonald’s dan keinginan untuk memiliki restauran seperti itu tidak ada dalam di pikiran si penjual mie gerobak, dia tidak akan pernah memiliki restauran Jollybee yang begitu sukses. Restauran Jollybee tidak saja berada di Filipina tetapi berada di beberapa negara Asia termasuk pernah berada di Indonesia.


Visioner

Kita harus berhati-hati dalam memikirkan sesuatu karena apa yang kita pikirkan akan membentuk hidup kita. Di dalam ilmu manajemen ini yang dikenal dengan istilah “visi.” Seorang pemimpin haruslah seseorang yang mempunyai visi. Dia haruslah orang yang visioner, mempunyai impian yang luar biasa tentang organisasi yang dia pimpin, di mana sebagian orang mungkin menganggap bahwa impian tersebut tidak mungkin tetapi bagi dia itu adalah sangat nyata dan mungkin. Semakin jelas dan nyata impian tersebut di dalam pikirannya, akan semakin mudah dia capai. Mengapa demikian? Karena pimpinan yang visioner akan bertindak dan bereaksi sesuai dengan visi yang dia pikirkan dan apakah disadari atau tidak, organisasi yang dia pimpin akan bergerak ke arah visi tersebut. Selain itu, dia akan menarik orang-orang yang akan membuat visi-nya menjadi kenyataan. Disadari atau tidak, orang-orang yang mempunyai visi yang sama dan yang mampu membuat visi tersebut menjadi kenyataan akan secara otomotis ditarik kepadanya.

Hal sebaliknya terjadi pada pimpinan yang tidak mempunyai visi yang jelas atau visi yang biasa-biasa saja. Dia sadar atau tidak sadar akan dengan sendirinya dikelilingi oleh orang-orang yang tidak jelas mau kemana atau orang-orang yang biasa-biasa saja. Kalaupun orang-orang dikelilingnya itu sebenarnya mempunyai potensi yang besar untuk meraih visi yang luar biasa namun tidak akan mengeluarkan potensinya karena potensi tersebut tidak dibutuhkan, bahkan yang terjadi mungkin mereka akan stress.

Perencanaan strategi dimulai dengan menentukan visi organisasi. Dan visi organisasi banyak ditentukan oleh visi pimpinannya. Suatu organisasi bisa saja memiliki visi tertulis yang diberikan pemilik/owner yang sangat indah tetapi kalau itu tidak sesuai dan bukan merupakan visi yang ada di dalam pikiran pimpinannya, visi yang indah tersebut tidak akan pernah tercapai. Mengapa? Karena organisasi tersebut akan bergerak ke apa yang ada dalam pikiran pimpinannya dan bukan yang lain.


Daya Visioner

Apa yang Anda dapat lakukan untuk melatih daya visioner? Apabila Anda adalah seorang pimpinan dari suatu organisasi, institusi, atau perkumpulan; berikut ini saya berikan langkah-langkah yang Anda dapat lakukan untuk menciptakan visi yang baik.
Duduklah dengan santai di suatu tempat yang menurut Anda sangat nyaman. Bisa di ruang kerja, atau mungkin di tepi pantai, atau mungkin di belakang vila yang menghadap pada pemandangan yang indah, dan mulai memikirkan organisasi seperti apa yang Anda inginkan. Jangan terburu-buru, harus dengan santai, tetapi jangan sampai tertidur.
Bayangkan situasi (serinci mungkin) dari organisasi yang Anda inginkan tersebut.
Tutuplah mata Anda sejenak, dan cobalah tetap berada pada bayangan atau pikiran tersebut berapa saat. Kemudan bukalah mata Anda dan coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Seperti apa organisasi itu?
  • Seperti apa rasanya?
  • Kata apa yang Anda dapat berikan untuk menggambarkannya?

Jika jawaban yang Anda berikan pada pertanyaan terakhir menghasilkan kata “fantastis..!“ atau mungkin kata “luar biasa..!“ Berarti visi Anda sudah benar. Tetapi jika kata yang Anda hasilkan seperti: “Ah.. biasa saja..!“ atau mungkin “Wah .. mengerikan..!“ Itu berarti visi yang buruk. Jangan diikuti. Lakukan lagi latihan ini sampai Anda bisa mendapatkan suatu gambaran yang luar biasa dan menyenangkan.

Ingatlah, hanya organisasi yang memiliki pimpinan yang visioner (mempunyai gambaran dalam pikiran yang sangat jelas seperti apa organisasinya kemudian) yang dapat membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Karena apa saja yang terjadi dalam kehidupan Anda dibentuk oleh apa yang Anda pikirkan.

Wednesday, July 11, 2007

DinNeR RaKeR aLa JogJA

Doc:FrancHe/3006

DinneR RakEr DPC PMKRI YOGYAKARTA
Situasi makan malam di salah satu rumah makan saat DPC melangsungkan RakEr beberapa waktu Lalu. WalaU semPat kelaperaN menunggu hidangan disaJikan, tetapi RekaN-rekAn tetAp semanGat mengikUti Raker dengAn muSic Rock n' RoLL menggoncang Perut. Iya GaK Boed ..??

PMKRI WiTh POKJA PENDIDIKAN

Kelompok Kerja (POKJA)

PENDIDIKAN GRATIS DIY

Ada Masalah Dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2007…?

POKJA Pendidikan Gratis DIY adalah : singkatan dari Kelompok Kerja Pendidikan Gratis yang terdiri dari organisasi mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi masyarakat termasuk PMKRI Cab. Yogyakarta, juga organisasi perempuan di DIY yang peduli kemajuan pendidikan Indonesia.

Tujuan POKJA ini dibentuk adalah : memperjuangkan seluruh masyarakat di DIY supaya dapat sekolah tanpa ada kendala biaya sekolah yang mahal menuju pendidikan gratis sesuai amanat konstitusi kita (UUS 1945 pasal 31 pendidikan dasar dibiayai pemerintah). Dan perjuangan tersebut akan lebih optimal kalau kita semua bergandengan tangan berjuang bersama untuk mendorong pemerintah mewujudkan pendidikan gratis di Indonesia.

Dalam PSB 2007 di DIY ini, seluruh calon siswa harus dapat sekolah tanpa ada kendala pembiayaan pendidikan. Juga pelaksanaan PSB 2006 dulu diwarnai cukup banyak penyimpangan dari kebijakan PSB yang ada. Karena lemahnya pengawasan dan penegakan hukum sehingga PSB 2007 ini mesti kita pantau bersama.

POKJA Pendidikan Gratis DIY akan melakukan pemantauan PSB 2007 dengan cara : PERTAMA Sejak 2-14 Juli 2007, POKJA Pendidikan Gratis membuka posko-posko pemantauan di seluruh DIY bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan, pengawasan, serta advokasi terhadap berbagai penyimpangan atau persoalan dalam PSB 2007. KEDUA Apabila diperlukan akan menindaklanjuti permasalahan- permasalahan PSB 2007 dengan melaporkan aduan ke instansi yang berwenang, seperti : Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, Bawasda. LOD DIY, LOS DIY, bahkan kepolisian.

Dasar yang perlu diakukan adalah : PERGUB No. 7 Tahun 2007 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2007. Selain peraturan PERGUB, juga Peraturan Walikota (PERWALI) PSB No. 30 Tahun 2007.

Pro Ecclesia Et Patria!

Franche Sitanggang.

PGK PMKRI Cab. Yogyakarta.

RaKeR NeWs

Doc:SembirinK/3006
RAPAT Kerja DPC PMKRI Santo Thomas Aquinas Yogyakarta berlangsung 30 Juni lalu di Pondok Indahnya AdiT. Berbagai persoalan yang penting dan agak penting dibahas dalam kesempatan ini. Pertemuan berlangsung mulai dari Pkl. 16.00 WIB hingga berakhir secara resmi Pkl. 00.01 WIB Tanggal 08 Juli.


Program kerja dibahas dalam kelompok presidium dan biro-biro yang ada dan di presentasikan untuk kemudian di tanggapi. Kesempatan ini juga menjadi saat-saat menentukan dalam membangun persaudaraan.

Setelah RAKER berakhir masing-masing mengurus perut dini hari itu juga ke warung-warung burjo terdekat! Sukses dan Selalu jaga solidaritas serta Fraternitas PMKRI Yogyakarta. Yogya ... Yukk!!

LiputAn : BoedY ImOeT


LoKakArYa KPP

Hari ini 11 Juli 2007, saya mewakili DPC PMKRI mengikuti Lokakarya dengan tema :
Pengarusutamaan Gender Melalui Ormas Agama.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Arjuna Yogyakarta dengan peserta dari berbagai ormas agama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyelenggara Acara dari Kantor Pemberdayaan Perempuan DIY.
Tujuan untuk membangun perspektif gender di kalangan ormas agama dengan penyamaan persepsi terhadap isu gender yang tengah diperjuangkan.

Trims

Thomas sembirinK

Saturday, July 7, 2007

KaTa BiJaK

Sekali Anda terbebas dari belenggu "aku tidak bisa"
yang melumpuhkan kehidupan Anda,
apa yang dapat Anda capai benar-benar tidak terbatas.
-- Edward Linggar --

Jika kita yakin kita akan menang, majulah perang. Jika kita tidak yakin, mundurlah dulu untuk menyusun kekuatan agar kita yakin bisa menang.
Pepatah dari negeri Cina

Kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
G. Arthur Keough, Pendidik

Tindakan Anda memiliki kekuatan yang lebih dahsyat untuk mempengaruhi orang lain dari pada perkataan Anda.
Oliver Goldsmith, penyair

AbouT U'r ZodiaK

Below are true descriptions of zodiac
signs, with traits from a book written
35 years ago by an astrologist
predictions. Read your sign ...


AQUARIUS - The One that Waits
Dominant in relationships. Someone
loves them right now. Always Wants the
last word. Caring. Smart. Loud. Loyal.
Beautiful. Goofy. Easy to talk to.
Everything you ever wanted. Easy to
please. The one and only. 7 Years of
bad luck if you do not repost.

PISCES - The Addict
EXTREMELY adorable. Intelligent. Loves
to joke. Very Good sense of humor.
Energetic. Predict future. GREAT
kisser. Always get what they want.
Attractive. Easy going. Loves being in
long relationship. Talkative.
Romantic. Caring. 4 years of bad luck
if you do not repost.

LEO - The Coolest one
Nice to everyone they meet. Their Love
is one of a kind. Silly, Fun and
sweet. Have own unique appeal. Most
caring person Ever meet! however not
the kind of person you wanna mess
with... u might end up crying... 9
years of bad luck if you do not repost.

GEMINI - The Liar
Outgoing. Lovable. Spontaneous. Not
one to mess with. Funny. Excellent
kisser EXTREMELY adorable. Loves
relationships,
Addictive. Loud. 16 years of bad luck
if you do not repost.

CANCER - Does It In The Water
Trustworthy. Attractive. Great kisser.
One of a kind. Loves being In long-
term relationships. Extremely
energetic. Unpredictable. Will exceed
your expectations. Especially with
your mom. Not a Fighter, But will
Knock your lights out. 2 years of bad
luck if you do not repost.

ARIES- Irresistible
Nice Love is one of a kind. Great
listeners Very Good in bed... Lover
not a fighter, but will still knock
you out. Trustworthy. Always happy.
Loud. Talkative. Outgoing VERY
FORGIVING. Loves to make out. Has a
beautiful smile. Generous. Strong. THE
MOST IRRESISTIBLE. 9 years of bad luck
if you do not repost.

SAGITARIUS- The Lion
Great talker. Attractive and
passionate. Laid back. Knows how to
Have fun. Is really good at almost
anything. Great kisser. Unpredictable.
Outgoing. Down to earth. Addictive.
Attractive. Loud. Loves being in long
relationships. Talkative. Not one to
mess with. Rare to find. Good when
found. 7 years of bad luck if you do
not repost.

TAURUS- The Cutie
Most Amazing kisser. Very high appeal.
Love is one of a kind. Very romantic.
Most caring person you will ever meet!
Entirely creative. Extremely random
and proud of it. Freak. Spontaneous.
Great at telling Stories. Not a
Fighter, But will Knock your lights
out if it comes down to it. Someone
you should hold on to. 12 years of bad
luck if you do not repost.

LIBRA - The Partner for Life
Caring and kind. Smart. Center of
attention. High appeal. Has the last
word. Good to find, hard to keep. Fun
to be around. Extremely weird but in a
good way. Good Sense of Humor!!!
Thoughtful. Always gets what he or she
wants. Loves to joke. Very popular.
Silly, fun and sweet. 5 years of bad
luck if you do not repost.

CAPRICORN - The Passionate Lover
Love to bust. Nice. Sassy.
Intelligent. Sexy. Predict future.
Irresistible. Loves being in long
relationships. Great talker. Always
gets what he or she wants. Cool. Loves
to own Geminis' in sports. Extremely
fun. Loves to joke. Smart. 24 years of
bad luck if you do not repost.

SCORPIO - Aggressive.
Loves being in long relationships.
Likes to give a good fight for what
they want. Extremely outgoing. Loves
to help people in times of need. Good
kisser. Good personality. Stubborn. A
caring person. One of a kind. Not one
to mess with. Are the most attractive
people on earth! 15 years of bad luck
if you do not
repost.

VIRGO- The Promiscuous One
Spontaneous. High appeal. Rare to
find. Great when found. Loves being in
long relationships. So much love to
give. Not one to mess.

Wednesday, July 4, 2007

Free Education For The Poor!


Aksi Bersama PMKRI KOMDA II di Yogyakarta
Hardiknas 2007
" Action For The Poor! "

Monday, July 2, 2007

RUA II 2007

RoSA : " Setiap kita mesti memahami pentingnya regenerasi ..., Amin??!! "
Semua : " Aminnnnnnnn "
Martin : " Tahun depan, NyalOn Achhh.... "


MPAB 2006 MemOrieS!

DetiK - DeTik PengUmuMAn PeNeriMaaN ..
" ReKan-ReKaN, Si Poltak TidAk ditErimA kArenA tidAk MendAfTar .... "
" Hehee ..... "